Postingan

Percakapan di Kamar Kos Nomor 7- (Boby-Episode 2)

Gambar
  Percakapan di Kamar Kos Nomor 7 (Boby-Episode 2) Oleh :  Apolonaris S.B.O. Muda   Malam di Kota Kupang bergerak lambat. Hujan turun tipis-tipis, menempel di seng-seng atap rumah dan kos-kosan sekitar kampus. Angin yang biasanya panas membawa debu dari jalanan kini terasa lebih dingin dari biasanya. Lampu kamar kos Niko masih menyala. Di atas meja belajarnya bertumpuk buku, jurnal, lembar revisi tesis, gelas kopi yang belum dicuci, dan beberapa bungkus mie instan yang menjadi saksi hidup mahasiswa tingkat akhir. Kamar itu tidak besar. Hanya ada satu tempat tidur, sebuah kipas angin tua, meja kecil, dan tikar lusuh yang digelar di lantai. Malam itu empat orang berkumpul. Niko, Charles, Amandio dan Boby. Mereka adalah mahasiswa S2 Ilmu Lingkungan Universitas Nusa Cendana. Niko dan Amandio telah menyelesaikan ujian tesis mereka beberapa minggu lalu. Boby baru saja menyelesaikan ujian Tesisnya sehari sebelumnya. Tinggal Charles yang tersisa. Besok lusa ujian tesisn...

Ratapan Anak yang Melihat Ibunya Dilukai

Gambar
  Ratapan Anak yang Melihat Ibunya Dilukai   Hari ini aku berdiri di tepi bumi, mendengar suara yang tak lagi sama. Hutan-hutan tak lagi bernyanyi, angin tak lagi membawa doa-doa dedaunan, dan sungai mengalir dengan luka di tubuhnya. Aku bertanya pada langit: siapa yang mengajarkan manusia, mencintai emas lebih dari mata air? Siapa yang mengajarkan manusia, menghitung untung dari tangis gunung-gunung? Kulihat perut bumi dibelah, batu-batu tua diangkat dengan rakus, tanah dicabik oleh tangan-tangan besi, sementara pohon-pohon rebah tanpa pernah sempat mengucapkan selamat tinggal kepada burung yang pulang ke sarangnya. Di mana nurani itu bersembunyi? Ketika sungai kehilangan jernihnya, ketika ikan-ikan mati tanpa sempat memahami mengapa rumah mereka menjadi racun, ketika rusa-rusa berlari mencari hutan yang tinggal kenangan. Kita menyebut diri makhluk paling sempurna, tetapi kesempurnaan macam apa yang dibangun dari reruntuhan kehidupan lain? Apa...

Kebesaran Hati Boby (Boby-Episode 1)

Gambar
  KEBESARAN HATI BOBY (Boby-Episode 1) Oleh : Apolonaris S.B.O. Muda Ibu Sonya baru saja menyelesaikan Tugas Rencana Pembelajaran diawal semester ganjil. Sambil meneguk segalas air, Ibu Sonya teringat akan anak sulungnya yang sedang berkuliah di luar kota. Anak sulungnya seorang laki-laki berusia 24 tahun, bernama Boby dan sedang melanjutkan kuliah Pascasarjananya di Kota Kupang tepatnya di Universitas Nusa Cendana. Beberapa hari yang lalu, Boby dirundung masalah asmara. Hal itu diketahui oleh ibunya lewat Isco, adik Boby yang kedua, yang kebetulan tinggal satu kost dengan Boby. Sebagai seorang Ibu, tentunya Ibu S onya sangat mengkhawatirkan anaknya yang masih muda. Ya anak muda biasanya akan sangat terganggu fisik maupun psikisnya jika mendapatkan masalah, apalagi masalah asmara. Apalagi Boby tinggal berjauhan dengan orang tuanya. “Papa, coba kontak Boby. Cek keadaannya. Sy takut dia buat yang aneh-aneh disana. Anak muda ini bahaya sekali kalau putus cinta”. “Hahaha, biar ...

04 November 2022

Gambar
     04 NOVEMBER 2022 Oleh : Apolonaris S.B.O. Muda “Gagal”. Sebuah kata yang begitu melekat dalam diriku. Impianku menjadi prajurit TNI gagal. Polri, CPNS dan banyak lagi, semua aku coba, dan semua gagal. Apakah aku tidak pantas menggapai mimpi seperti banyak orang? ataukah Tuhan sedang merencanakan sesuatu untukku?. Kalimat itu selalu mucul di saat aku berkali-kali gagal. Yang aku lakukan adalah meratapi nasibku dengan air mata di dalam kamar kostku yang sempit. Di luar sana, beberapa temanku dan orang-orang seusiaku telah melantunkan pujian kepada Tuhan karena telah mendapatakan keberhasilan. Siapa yang harus aku salahkan? Tuhan? Tidak mungkin. Tuhan terlalu baik. Kegagalanku membuat psikologiku sedikit tertekan. Aku yang dulu menjual senyuman dengan harga murah, kini berubah menjadi orang tanpa reaksi. Suaraku yang dulu mampu membuat orang tersenyum, kini hanya dengan satu kata saja bisa membuat siapa saja menjauhiku. Akhirnya, akupun kehilangan permata berhargaku “...

Dalang di balik kelahiran predator psikologi

Gambar
  DALANG DI BALIK KELAHIRAN PREDATOR PSIKOLOGI   Oleh : Apolonaris S.B.O. Muda   Dunia bekerja begitu rapi dan sangat disiplin sehingga mampu melahirkan sebuah sistem yang mampu merasuki hati dan pikiran, kemudian di anggap sebagai sesuatu yang bernilai benar, tanpa sebuah pertanyaan dan keraguan bagaimana sistem itu bisa hadir dan mampu menciptakan kekacauan bagi manusia?. Siapakah dalang di balik sistem itu? Apakah ia adalah manusia? Ataukah ia merupakan sejenis ular yang pernah mengelabuhi Hawa pada cerita manusia pertama? Apakah sistem itu benar-benar bernilai benar? atau menjadi benar karna kita yang bodoh? Kebodohan bukan tentang sedang terjadinya ketidak-tahuan akan banyak hal melainkan ketidak-tahuan akan kebenaran dari banyak hal yang kita tahu. Pengetahuan merupakan hal yang sangat penting bagi sebuah kedamaian batin, namun pengetahuan yang salah akan membawa malapetaka bagi mereka yang tidak mampu mengahadirkan rasa syukur akan segala nikmat yang hadir ...

Pinjaman Paling Berharga dari Tuhan

Gambar
  TEMA : IBU KESETIAAN DAN CINTA SESUNGGUHNYA Oleh : Apolonaris S.B.O. Muda   Rumah, bagiku itulah kata yang paling tepat untuk seorang ibu. Seburuk apapun anaknya, ibu selalu merangkul dan mengayomi dengan penuh kasih. Sejak mengandung, ibu sudah menaruh rasa cinta yang besar untuk anaknya. Ia menahan keinginan lidahnya demi kesehatan anaknya di dalam perutnya yang suci. Ia menahan perihnya sakit yang teramat sangat, demi kelahiran buah hatinya. Sejak kecil hingga dewasa, ibu selalu menganggap anaknya seperti anak kecil, bukan karena meremehkan anaknya, melainkan rasa cintanya yang selalu takut akan terjadi apa-apa kepada anaknya. Tangisan untuk anaknya adalah tangisan paling sedih, senyuman kebahagiaan untuk anaknya adalah senyuman paling indah. Untuk itu, ibu adalah rumah yang selalu membuatku nyaman, dan membuatku ingin selalu bersamanya. Ketika aku tumbuh menjadi pria dewasa, aku bertemu dengan wanita pujaanku. Aku menyiapkan segala sesuatu untuk bisa mendapatka...

Bungkusan Duka

Gambar
  Tema : Kehilangan Tak Pernah Baik-Baik Saja BUNGKUSAN DUKA Oleh : Apolonaris S.B.O. Muda Perpisahan adalah akhir dari sebuah pertemuan. Itu adalah kalimat yang sering kita dengar atau kita lihat pada sebuah peristiwa yang nyata maupun bacaan yang kita konsumsi. Ya, dasar ilmu kehidupan adalah ada awal, ada akhir . Seperti kelahiran dan kematian atau bertemu dengan teman-teman di kelas satu SD, dan akan berpisah setelah lulus dari kelas enam. Kita tidak bisa menghindar dari sebuah pertemuan dan perpisahan. Bagaimana denganku? Aku sama dengan kebanyakan orang. Perpisahan terberat dalam hidupku adalah ketika berpisah dari kekasihku. Bagaimana mungkin   hal ini tidak membuatku sedih, aku di tinggalkan saat sedang berusaha menyiapkan masa depanku, yang salah satunya adalah menikah dengan kekasihku. Ya, saat ini aku belum punya apa-apa. Aku masih berkuliah, yang tentunya aku belum memiliki pekerjaan yang dapat menghasilkan uang. Sore itu aku mendapat sebuah pesan di ponselku...